Planet atau disebut bintang siarah merupakan benda astronomi yang mengitari sebuah bintang atau lebih. Benda astronomi ini berukuran tidak terlalu besar dengan bintang induknya namun tidak terlalu kecil dari asteroid.

Tata surya kita memiliki 8 planet yakni merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, dan neptunus. Planet – planet ini dikelompokkan menjadi dua yakni planet dalam atau disebut terestrial (planetbebatuan) memiliki 4 planet: merkurius, venus, bumi, dan mars dan planet luar atau disebut jovian (planet gas) yang memiliki 4 planet: jupiter, saturnus, uranus, dan neptunus. game tembak ikan dapat uang

Pernahkah kalian membayangkan apa jadinya jika planet satu dengan yang lain sejajar? Konjungsi planet atau sering disebut juga planet berbaris sejajar adalah fenomena ketika planet satu dengan yang lain sejajar membentuk garis lurus, fenomena ini tidak selalu terjadi setiap tahun.

 

Ini merupakan fenomena yang unik karena kita dapat mengamati planet dengan mudah tanpa harus mencari letak planet yang bisa dibilang gampang–gampang susah.

Fenomena ini terkahir diamati saat konjungsi 2 planet yakni jupiter-saturnus yang membentuk garis lurus pada bulan Agustus 2020 kemarin.

Konjungsi planet dapat terjadi karena beberapa proses. Proses terjadinya konjungsi planet ini tidak lepas dari aktivitas revolusi Bumi. Planet dan benda lain berputar mengelilingi matahari dalam orbitnya masing- masing.

Ketika planet satu dan lainnya berputar, maka akan ada yang berada dalam posisi satu garis lurus. Secara proses, konjungsi planet dapat terjadi setelah melewati beberapa proses sebagai berikut:

  1. Terjadinya Revolusi planet
    Konjungsi planet diawali dari adanya aktivitas revolusi planet. Revolusi planet merupakan proses suatu planet dalam mengelilingi matahari. Semua planet di tata surya melakukan aktivitas revolusi planet ini. Waktu penyelesaian satu putaran mengelilingi matahari menandakan satu tahun berlalu.
  2. Bumi, matahari dan planet lain berada dalam satu garis lurus
    Dalam melakukan revolusi, setiap planet memiliki orbit atau lintasannya masing- masing. Lintasan planet berbentuk elips, sehingga setiap planet tidak akan berbenturan satu dengan yang lainnya. Nah, dalam berevolusi maka akan ditemukan planet yang berada dalam satu garis lurus, minimal dua planet yang berada di antara matahari. Misalnya Bumi, matahari dan venus.
  3. Terjadilah konjungsi planet
    Posisi ketika bumi, matahari dan planet lain ini berada dalam satu garis lurus, maka itulah yang disebut dengan konjungsi planet. Ketika konjungsi planet terjadi, maka cahaya yang dipantulkan oleh planet yang berada di sisi lain Bumi akan terlihat semakin terang sehingga lebih cemerlang apabila dilihat dari Bumi daripada ketika tidak konjungsi.

Apakah planet yang berkonjungsi bisa sejajar dengan sempurna? Tidak mungkin, karena planet-planet dapat sejajar dengan sempurna (karena kemiringannya yang berbeda), kadang-kadang planet-planet itu tampak berada di area langit yang sama. Namun, karena ini tidak lebih dari penampilan yang bergantung pada persepsi, seseorang harus berada pada titik tertentu agar mereka tampak sejajar. Sejajarnya planet yang pernah diamati manusia paling banyak adalah 5 planet. Terakhir kali fenomena 5 planet berjajar yang dapat diamati dari bumi adalah peristiwa konjungsi planet merkurius, venus, mars, jupiter, dan saturnus yang terjadi pada 5 Mei 2000 membentuk kalung di ufuk timur saat pagi hari sebelum matahari terbit dan akan terjadi lagi pada tanggal 8 September 2042. Judi Tembak Ikan Online

Setiap peristiwa pasti ada dampaknya terutama peristiwa sejajarnya planet ini, berikut adalah dampak yang terjadi saat planet berbaris sejajar, yakni:

  • Menyebabkan planet yang sejajar dengan bumi memancarkan cahaya yang maksimal sehingga dapat dilihat dengan kasat mata.
  • Menampilkan beberapa planet sejajar yang bisa dilihat dengan mata telanjang.

Itulah penjelasan mengenai konjungsi planet, fenomena sejajarnya planet satu dengan yang lain. Fenomena alam tersebut merupakan bukti kebesaran Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita syukuri. Fenomena alam yang unik ini juga memudahkan kita untuk mengamati beberapa planet sekaligus dengan waktu yang singkat karena letaknya yang sejajar dengan planet lain. Terima kasih telah membaca artikel kami semoga bermanfaat see you 😉